Tutorial Belajar Dasar – Dasar HTML: Hypertext Markup Language

by -4 views

Labkom99.com -Tutorial Belajar Dasar – Dasar HTML: Hypertext Markup Language.  Hyper Text Markup Language (HTML) merupakan protokol yang digunakan untuk mentransfer data atau document dari web server ke browser kita (Internet Explorer, Netscape Navigator, NeoPlanet, dll).  

Nah, HTML inilah yang memungkinkan Anda menjelajah internet dan melihat halaman web yang menarik.  

Sekarang ini di pasaran terdapat banyak sekali HTML authoring (software yang digunakan untuk membuat atau mendesain halaman web). Macromedia Dreamweaver, Adobe GoLive, MS FrontPage sekedar contohnya. Tetapi tanpa mengetahui dasar-dasarnya Anda tidak akan memperoleh hasil yang maksimal.

Mengapa ? Karena walaupun software-software tersebut semakin menawarkan kemudahan dalam membuat halaman web, tetapi biasanya seseorang masih perlu untuk mengedit halaman web tersebut secara manual. Terutama untuk halaman web yang sangat komplek.

Tutorial Belajar Dasar - Dasar HTML: Hypertext Markup Language

Dalam tutorial ini Anda akan kami ajak untuk mengetahui dasar-dasar dari desain web. Yang dibutuhkan hanya sebuah word processor. Anda bisa menggunakan Notepad, WordPad, MS Word atau yang lainnya. Tapi yang paling mudah adalah menggunakan Notepad.  

Struktur Dasar HTML

HTML (Hypert Text Markup Language) merupakan bahasa pemrograman yang digunakan dalam pembuatan halaman web. Dalam penggunaannya sebagian besar kode HTML tersebut harus terletak di antara tag kontainer. Yaitu diawali dengan <namatag> dan diakhiri dengan </namatag> (terdapat tanda “/”).

Sebuah halaman web minimal mempunyai empat buat tag, yaitu :   <HTML> Sebagai tanda awal dokumen HTML. <HEAD> Sebagai informasi page header. Di dalam tag ini kita bisa meletakkan tag-tag TITLE, BASE, ISINDEX, LINK, SCRIPT, STYLE & META.

<TITLE> Sebagai titel atau judul halaman. Kalimat yang terletak di dalam tag ini akan muncul pada bagian paling atas browser Anda (pada title bar).

Contoh : 

<TITLE>Tips HTML — www.labkom99.com</TITLE> <BODY> Di dalam tag ini bisa diletakkan berbagai page attribute seperti warna latar belakang, warna teks, warna link, warna visited link, warna active link dan lain-lain.

Contoh Atribut :

BGCOLOR, BACKGROUND, TEXT, LINK, VLINK, ALINK, LEFTMARGIN & TOPMARGIN.  

Contoh Body:

<BODY bgcolor=”#000000″ background=”images/pcb.gif” text=”#FFFFFF” link=”#FF0000″ vlink=”FFFF00″ alink=”#0000FF”>

Pada background image: ganti dengan URl gambar atau letak image

Sebuah contoh sederhana dokumen HTML :  

<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Halaman pembuka
</TITLE>
</HEAD>
<BODY bgcolor=”#FFFFFF” background=”images/gambar1.gif” text=”#FF0000″>
Letakkan text, images, dan link Anda di sini
</BODY>
</HTML> 

Pengaturan Teks Dasar HTML

Untuk mendapatkan halaman web yang baik Anda harus melakukan pengaturan terhadap teks seperti memilih jenis dan ukuran huruf, perataan, dll. Tag-tag di bawah ini yang biasa digunakan dalam pengaturan teks :

Headers: <Hn>..</Hn> Digunakan untuk mengatur ukuran huruf pada header. “n” mempunyai nilai antara 1 – 6 atau antara <H1> sampai <H6>, dengan <H1> merupakan ukuran terbesar dan <H6> merupakan ukuran terkecil.  

Contoh :
<H2>Tutorial Html</H2>

Hasilnya akan terlihat seperti :

Tutorial Html  

Paragraph Baru: <P> Digunakan untuk pindah alinea atau paragraf. Tag ini bisa diberi akhiran </P> tapi juga bisa tidak diberi.


Line Break: <BR> Digunakan untuk pindah ke baris baru.  

No Line Break: <NOBR> Bila digunakan tag ini maka teks yang panjang tidak secara otomatis pindah baris bawahnya bila baris pertama sudah terlalu panjang.  

Font <FONT> Untuk mendefinisikan berbagai attribut FONT, yaitu : SIZE, FACE, COLOR.  

SIZE: Ukuran font yang digunakan, berkisar antara 1 – 7 dengan 1 merupakan ukuran terkecil dan 7 merupakan ukuran terbesar.


FACE: Jenis atau nama font. Anda bisa memilih maksimal 3 jenis font yang masing-masing dipisahkan oleh koma. Bila terdapat spasi yang terletak pada nama font maka harus digunakan tanda garis bawah ( _ ).  

Dalam memilih jenis font ini harus dipertimbangkan apakah font yang kita gunakan pada halaman web kita nantinya akan terdapat pada komputer pengguna yang lain (pengakses web kita). Pendeknya kita tidak usah menggunakan font-font yang bentuknya aneh-aneh, gunakan saja font standar.   

Tapi bila Anda ingin menggunakan font yang sedikit “aneh” Anda bisa menggunakan graphic. COLOR: Warna font, didefinisikan dengan menggunakan nilai RGB/HEX atau bisa juga langsung menggunakan nama warna (red misalnya).   

Contoh :  <FONT SIZE=4 FACE=”Verdana, Arial, Helvetica” COLOR=”#FF0000″>Contoh teks yang berwarna merah</FONT> Hasilnya akan terlihat seperti : 

Contoh teks yang berwarna merah  

Contoh lainnya :

<FONT SIZE=2 FACE=”Times_New_Roman” COLOR=”#0066CC”> Base Font: <BASEFONT> Digunakan untuk mendefinisikan “default text”. Attribut sama dengan attribut FONT. Tag FONT akan mengoverwrite setting pada BASEFONT.  

Contoh : <BASEFONT SIZE=2 FACE=”Arial,Helvetica” COLOR=”#FF0000″>

Selain tag dan atribut di atas, masih terdapat lagi tag-tag yang berhubungan dengan pengaturan teks, yaitu :
Perhatian : Semua tag di bawah ini membutuhkan tap penutup.


<B> Bold text
<I> Italic text
<U> Underscore
<TT> Typewriter
<S> Strikeout – draws a line through the text
<PRE> Preformatted Text <DFN> Definition
<BLINK> Text berkedip (lebih baik jangan digunakan)
<STRONG> Strong
<ADDRESS>  

Italic

<CITE> Digunakan untuk quoting text
<CODE> Monospaced font (digunakan bila Anda ingin meletakkan (memperlihatkan) kode HTML pada dokumen HTML Anda)
<SAMP> Monospaced font (digunakan bila Anda ingin meletakkan (memperlihatkan) kode HTML pada dokumen HTML Anda)
<KBD> Monospaced font (digunakan bila Anda ingin meletakkan (memperlihatkan) kode HTML pada dokumen HTML Anda)
<BIG> Ukuran teks akan lebih besar satu ukuran
<SMALL> Ukuran teks akan lebih kecil satu ukuran
<SUP> Membuat tekssuperscript
<SUB> membuat tekssub script
<ABBREV> Abbreviations
<ACRONYM> Untuk akronim
<PERSON> Digunakan untuk indexing
<Q> Membuat short inline quotation <VAR> Membuat variable name, selalu dalam italics.  

Lists HTML

Terdapat tiga tipe list yang dapat digunakan, yaitu :
Unordered Lists: <UL> Untuk membuat daftar item dengan tanda bullet. List entries didefinisikan dengan tag <LI>.
Contoh :

<UL>
<LI> Item nomer 1 
<LI> Item nomer 2 
<LI> Item nomer 3 
</UL>

Hasil dari kode di atas adalah:

* Item nomer 1

* Item nomer 2

* Item nomer 3  

Dengan atribut TYPE Anda dapat mendefinisikan bentuk disc, circle atau square bullet point.   

Contoh :

<UL COMPACT TYPE=square> …

Ordered Lists: 

<OL> Juga digunakan untuk membuat daftar item, dengan tiap item dapat menggunakan angka arab atau romawi. List entries juga didefinisikan dengan <LI> tag.   

About Author: labkom99

Gravatar Image
Labkom99 merupakan salah satu situs yang diperuntukkan menambah pengetahuan gratis tentang pemrograman, Akun Sosial, Google Update, Pembaruan Windows, Mac dan Banyak Lagi !!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *