PHP

Perbedaan Antara Laravel Dan Zend : Framework PHP Mana Yang Terbaik

Berikut ini Labkom99 akan menjelaskan secara singkat Perbedaan Antara Laravel Dan Zend. Untuk mengetahui apa saja perbedaan keduanya, baca ulasan berikut ini.

Laravel adalah framework PHP untuk pengembangan web yang bersifat open source dan juga gratis untuk digunakan. Hal ini terutama digunakan untuk pengembangan aplikasi web. Laravel menyediakan kumpulan fitur yang kaya untuk pengembangan dengan fitur-fitur terbaru.

Zend adalah PHP dan merupakan framework berbasis aplikasi web yang berbasis objek dan open source. Gratis untuk digunakan dengan aplikasi web pemrograman berbasis PHP. Ini mendukung sistem operasi lintas platform. Hal itu membuatnya mudah untuk mengelola dependensi paket.

Perbedaan Antara Laravel Dan Zend

Apa itu Laravel

Laravel diciptakan oleh Taylor Otwell. Ini didasarkan pada pola desain arsitektur MVC (Model View Controller). Ini dilisensikan di bawah lisensi MIT. Pada awalnya dirilis pada Juni 2011, dan sepenuhnya ditulis dalam bahasa pemrograman PHP.

Laravel mudah digunakan dan dipahami. Juga merupakan kerangka kerja MVC yang kuat untuk pengembangan aplikasi web di PHP. Dalam keamanan siber di mana serangan siber lazim terjadi, fitur keamanan Laravel sangat baik.

Apa itu Zend

Zend adalah open source berbasis objek, gratis untuk digunakan. Ini dilisensikan di bawah lisensi BSD baru. Zend didasarkan pada MVC (Model View Controller) dan bekerja bersama dengan pola desain Front Controller yang mendelegasikan permintaan berdasarkan kelas pengontrol tunggal.

Pada awalnya dirilis pada tahun 2006. Kerangka kerja Zend sering didasarkan pada beberapa paket dan termasuk manajer ketergantungan paket yang memudahkan untuk mengatur dependensi. Juga mendukung sistem operasi lintas platform.

Baca juga : 9 Framework PHP Populer Yang Menjadi Andalan Pengembang Web

Perbedaan Antara Laravel Dan Zend

Baik Laravel dan Zend adalah opsi populer di pasar. Mari kita bahas beberapa perbedaan utama:

Laravel adalah kerangka kerja aplikasi web lengkap yang membungkus atau mendukung banyak alat dan kerangka kerja pihak ketiga. Sedangkan Zend adalah kerangka kerja MVC berbasis PHP untuk mengembangkan aplikasi web dengan fokus pada skalabilitas dan stabilitas aplikasi yang unggul.

Laravel memerlukan berbagai jenis konfigurasi untuk server dan alat lain yang digunakan dengan aplikasi. Sementara Zend memiliki fitur seperti event-driven, MVVM, MVC, injeksi ketergantungan, layanan web statis, pencari layanan dan dukungan database yang berbeda.

Laravel memiliki arsitektur yang bersih, open source, komunitas yang berkembang. Hanya fitur injeksi ketergantungan dari kerangka kerja PHP yang tersedia. Sedangkan Zend adalah kerangka kerja MVC yang merupakan konfigurasi utama berdasarkan konvensi.

Dibandingkan dengan Lumen, Laravel dapat diintegrasikan dengan lebih banyak alat lain. Sementara Zend mendukung integrasi database yang berbeda seperti DB2, MySQL, MS SQL, Oracle, MongoDB, SQLite, dll.

Dalam hal kueri SQL dan penyetelan basis data dari tingkat aplikasi, kinerja Laravel akan sangat baik. Sedangkan dalam kasus kueri SQL, kinerja kerangka kerja Zend akan menurun dan jauh lebih rendah dibandingkan dengan Laravel.

Laravel memiliki spesifikasi yang berbeda dalam kerangka Eloquent ORM. Sedangkan Blade adalah mesin template default yang ditulis seluruhnya dalam PHP. Dan Zend memiliki spesifikasi ORM yang disebut Propel atau Doctrine.

Laravel memiliki antarmuka baris perintah sendiri yang dibangun dengan kerangka kerja dan Zend memiliki alat CLI yang disebut alat baris perintah dalam kerangkanya.

Laravel memiliki kerangka kerja pemetaan relasional bawaan yang sangat baik. Sedangkan Zend juga memiliki kerangka kerja ORM.

Laravel sangat bagus untuk membangun Restful APIs (Application Programming Interfaces). Sedangkan Zend juga memiliki Restful Web Services APIs dalam kerangka kerjanya.

Laravel memiliki dokumentasi yang baik untuk menangani dan menginisialisasi startup proyek. Sedangkan Zend memiliki bahasa templat yang berbeda seperti Smarty, Twig atau PHP.

Laravel mudah untuk mengintegrasikan otentikasi dengan aplikasi. Sementara Zend memiliki otentikasi tetapi tidak otorisasi.

Laravel menangani antrian acara dengan mudah, dan Zend memiliki paket manajer acara untuk dijalankan.

Laravel memiliki sistem templating yang kuat, sementara Zend memiliki dukungan bahasa templating yang kuat.

Laravel memiliki kurva belajar yang curam untuk menguasai kerangka kerja. Sedangkan Zend memiliki kurva belajar yang sulit dan membutuhkan waktu untuk diterapkan.

Laravel memiliki kinerja dan kecepatan yang buruk dibandingkan Zend yang dapat meningkatkan kinerja aplikasi dan memberikan respons yang baik terhadap permintaan server.

Laravel memiliki framework Symfony yang dapat digunakan untuk membuat komponen Symfony. Sedangkan Zend juga merupakan framework yang sesuai dengan framework Symfony.

Akhir : Diatas merupakan ulasan singkat tentang Perbedaan Antara Laravel Dan Zend yang dibagikan Labkom99. Dengan ulasan tersebut semoga dapat membantu anda dalam mecari frame work atau kerangka kerja yang sesuai dengan kebutuhan.

labkom99

Labkom99 merupakan salah satu situs yang diperuntukkan menambah pengetahuan gratis tentang pemrograman, Akun Sosial, Google Update, Pembaruan Windows, Mac dan Banyak Lagi !!!

3 Comments

  1. terimakasih atas materi yang sangat bermanfaat dan sangat penting pada masa sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button