Teknologi

5 Teknologi Baru Yang Mendukung Perkembangan Metaverse

Setiap orang pasti pernah mendengar tentang teknologi baru metaverse. Metaverse telah membuat kepingan baru di Internet,dan semua orang ingin belajar lebih banyak tentangnya. Istilah ini telah menjadi tren sejak raksasa media sosial Facebook mengumumkan sedang membangun metaverse.

Anda mungkin ingin tahu tentang konsep baru metaverse dan teknologi yang mendukung perkembangannya. Dan kami ingin menjelaskankan itu pada artikel ini.

Metaverse sebenarnya adalah dunia digital 3D yang berisi beberapa properti virtual yang terlihat menggunakan avatar virtual. Pengguna dapat melakukan berbagai aktivitas di ruang virtual, seperti game, belanja dan lain-lain. Teknologi baru yang mendukung metaverse ini sangat interaktif dan sudah sangat maju.

Teknologi Baru Yang Mendukung Perkembangan Metaverse

Apa Itu Metaverse?

Metaverse adalah ruang realitas virtual di mana pengguna dapat berinteraksi dengan pengguna lain dalam lingkungan digital. Dalam istilah awam, metaverse adalah ruang virtual di mana Anda dapat mengalami teknologi terbaru seperti virtual reality dan augmented reality.

Berikut adalah teknologi generasi berikutnya yang menggerakkan Metaverse, menurut analisis oleh perusahaan besar seperti Apple, Meta, Microsoft, dan banyak lagi.

Teknologi Baru Yang Mendukung Perkembangan Metaverse

Untuk membuat pengalaman metaverse lebih menarik, perusahaan menggunakan teknologi terbaru seperti blockchain, augmented reality (AR), virtual reality (VR), rekonstruksi 3D, kecerdasan buatan (AI), dan Internet of Things (IoT) untuk mendukung dunia 3D.

1. Teknologi Baru Blockchain

Blockchain adalah teknologi yang sepenuhnya didasarkan pada keamanan dan filosofinya. Ini memberikan solusi terdesentralisasi dan transparan untuk koleksi digital, transfer nilai, aksesibilitas, dan interoperabilitas.

Cryptocurrency yang dihasilkan Blockchain lebih aman, memungkinkan pengguna untuk mentransfer nilai dengan lebih percaya diri saat bekerja dan bersosialisasi di dunia digital 3D.

Untuk metaverse, cryptocurrency blockchain berpotensi mendorong orang untuk bekerja di metaverse. Di masa depan, karena perusahaan bekerja dari kantor hingga jarak jauh, akan ada lebih banyak pekerjaan yang terkait dengan metaverse.

2. Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR)

Augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) dapat memberi kita pengalaman 3D yang jelas dan intim. Ini adalah titik awal teknologi baru di dunia maya. Jadi, apa perbedaan antara AR dan VR?

Teknologi AR menggunakan komponen dan karakter visual digital untuk mengubah dunia nyata yang kita lihat sebelumnya. Lebih mudah digunakan daripada VR dan berfungsi di ponsel cerdas atau perangkat digital apa pun dengan kamera. Melalui aplikasi AR, pelanggan dapat melihat elemen lingkungan mereka dari komponen visi digital cerdas.

VR bekerja dengan cara yang lebih mendalam. Mirip dengan ide metaverse, itu menciptakan dunia yang sepenuhnya virtual. Pengguna dapat merasakannya melalui headset VR, sarung tangan dan sensor.

Mempertimbangkan hype dan teknologi populer di sekitar bidang metaverse, dapat diperkirakan bahwa akan ada lebih banyak sumber daya perusahaan di bidang metaverse yang dikhususkan untuk pengembangan perangkat AR dan VR.

3. Teknologi Baru Kecerdasan Buatan (AI)

Baru-baru ini, kecerdasan buatan (AI) telah banyak digunakan dalam kehidupan kita. Penjadwalan proses bisnis, navigasi mengemudi, pengenalan wajah, pendaftaran cepat dan lain-lain. Para ahli AI juga elah berfokus pada penerapan AI ke metaverse.

Salah satu kemungkinan penerapan kecerdasan buatan adalah penciptaan simbol metaverse. Kecerdasan buatan dapat digunakan untuk mempelajari gambar 2D atau gambar 3D untuk membuat simbol yang lebih fungsional dan tepat.

Untuk membuat interaksi di Metaverse lebih unik, AI juga dapat digunakan untuk membuat berbagai macam tampilan seperti gaya rambut, pakaian, dan fitur untuk memperkaya dan melengkapi semua avatar di Metaverse.

4. Rekonstruksi 3D

Meskipun teknologinya bukan hal baru, penggunaan rekonstruksi 3D telah meningkat selama pandemi terutama di bidang real estate. Karena adanya banyak pembatasan yang telah membuat calon pembeli tidak dapat mengunjungi properti secara langsung.

Beberapa organisasi menggunakan teknologi 3D untuk memvirtualisasikan aset real estat. Memungkinkan pengguna mengunjungi properti virtual, mirip dengan metaverse yang kita bayangkan. Di mana pembeli dapat melihat rumah baru dari mana saja dan membeli tanpa harus mengunjunginya secara fisik.

5. Internet of Things (IoT)

IoT adalah kerangka kerja yang menghubungkan berbagai hal di dunia nyata kita ke internet melalui sensor dan perangkat. Dikombinasikan dengan Internet, perangkat ini akan memiliki pengenal teknologi baru dan kemampuan untuk mengirim atau mengambil data dari lingkungan alam. Saat ini, IoT berinteraksi dengan pengkondisi ruangan, pengeras suara yang digerakkan oleh suara, perangkat klinis dan lainnya untuk menangkap berbagai informasi.

Salah satu kegunaan IoT di Metaverse adalah untuk mengumpulkan dan menyediakan informasi dari lingkungan dunia nyata. Ini bagus untuk memberikan beberapa informasi yang lebih tepat di metaverse.

Kesimpulan

Metaverse adalah inovasi baru di bidang teknologi. Teknologi pendukung yang disebutkan di atas akan sepenuhnya ikut dalam mengembangkan metaverse. Dunia akan mengalami inovasi teknologi baru Metaverse di masa depan.

Wanglu Piao

Saya seorang content writer sekaligus editor di Labkom99.com. Menyukai dunia digital media dan SEO.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button