Melihat Perbedaan Prosesor Ryzen Dan Intel Sebelum Memilih Untuk Menggunakan

Perbedaan Ryzen Dan Intel

Dua produsen besar CPU yang ada di pasaran adalah Intel dan AMD. Prosesor Intel Core dan prosesor AMD Ryzen juga menjadi pilihan utama banyak konsumen. Jadi mana yang lebih baik, Ryzen atau Intel dan apa perbedaan keduanya?

Read More

CPU adalah unit eksekusi akhir yang memproses informasi dan menjalankan program di komputer. Sebagai inti operasi dan kontrol dari sistem komputer, itu adalah salah satu perangkat keras terpenting di komputer.

Baik itu untuk membeli perangkat keras untuk merakit komputer, atau untuk membeli komputer yang sudah jadi, bagaimana sebaiknya kita memilih CPU? Baca juga 6 Rekomendasi Prosesor Terbaik Intel Dan AMD 2022. Hari ini, Labkom99 akan menganalisis perbedaan antara Ryzen dan Intel, dan lihat CPU mana yang harus dipilih antara Intel dan AMD.

Perbedaan Secara Umum Ryzen Dan Intel


Pertama-tama, dalam hal pengaruh perusahaan, mana yang lebih baik, Ryzen atau Intel? Faktanya, apakah itu data, profitabilitas, nilai pasar, atau pangsa pasar, Ryzen masih jauh dari mengejar Intel. Intel mendominasi pasar CPU dengan keunggulan absolut untuk waktu yang lama.

Bahkan ada legenda Intel yaitu i3 dan i5, hingga keluarga AMD senyap. Namun, dalam beberapa tahun terakhir. AMD terus meningkatkan produknya dan konsumen juga tertarik dengan kinerja Ryzen yang berbiaya tinggi. Selanjutnya kita bahas secara detail perbedaan Ryzen dan Intel pada CPU.

1. Masalah Kompatibilitas

Ryzen yang diproduksi oleh AMD sering mengalami ketidakcocokan pada generasi pertama dan kedua. Saat ahli komputer menggunakan CPU Ryzen untuk perakitan komputer, masalah kompatibilitas sering terjadi, seperti kompatibilitas memori yang buruk, sering crash, layar biru, atau terkadang tidak dapat melakukan booting.

Perbedaan Ryzen Dan Intel

Terlepas dari upaya berkelanjutan Ryzen untuk meningkatkan produk, stabilitas dan kompatibilitas AMD masih belum sebaik Intel. Misalnya, CPU Ryze generasi 3 saat ini masih memiliki masalah kompatibilitas memori.

2. Kinerja Game

CPU Intel selalu jauh di depan dalam hal kinerja game. Pertama-tama, dalam hal frekuensi CPU, Ryzen tidak sebagus Intel.

Sebagai contoh, seri i7 dari Core CPU generasi kesepuluh telah sepenuhnya memasuki era 5GHz, dan Ryzen R9-4900 merupakan CPU dengan frekuensi Turbo tertinggi di seri Ryzen 4000 GHz yang dirilis oleh AMD.

Di sisi lain, banyak produsen game yang memiliki kerjasama mendalam dengan Intel dan mengoptimalkan game berbasis CPU Intel. Keunggulan ini sangat tidak bersahabat dengan CPU Ryzen AMD.

3. Perbedaan Desain Produk Ryzen Dan Intel

Di pasar CPU saat ini, Intel memilih metode pengemasan adalah LGA, yaitu kontak berada di bawah CPU. Tetapi Ryzen memilih metode pengemasan adalah PGA, dan pin ada di CPU. Pertama-tama, dalam hal ketegasan, Ryzen tidak sebagus Intel. Baca juga 6 Rekomendasi Prosesor Intel Terbaik Tahun 2022.

amd

Misalnya, saat melepas radiator, CPU Ryzen mungkin tersangkut dengan minyak silikon, menyebabkan pin terlepas. Karena CPU Intel dilindungi oleh penutup atas, tidak perlu khawatir pin akan terlepas karena pembuangan panas.

Selain itu, dari sudut pandang kerentanan, CPU Ryzen kemungkinan besar akan patah selama transportasi karena pinnya terbuka . Karena tidak ada pin pada CPU Intel, Anda tidak perlu khawatir pin patah, CPU lebih aman.

4. Perbedaan Tingkat Retensi CPU Ryzen Dan Intel

Dari perspektif tingkat perkembangan, Intel juga lebih baik, CPU Intel lebih berharga daripada Ryzen yaitu, harga bekas lebih tinggi. Di satu sisi, itu karena arsitektur inti Intel dapat bertahan lebih lama. Dan sebaliknya untuk AMD, CPU Ryzen lebih mudah rusak selama pembongkaran dan transportasi.
Overclocking

Menanyakan mana yang lebih baik antara Ryzen dan Intel, pemutaran overclocking menjadi perhatian banyak pengguna. Prosesor Intel K-class adalah pilihan pertama bagi banyak penggemar. Meskipun seluruh seri Ryzen mendukung overclocking, sebenarnya hanya ada sedikit ruang untuk overclocking.

Contoh Perbedaan Kinerja Ryzen 5 Dan Intel Core i5


Prosesor Intel memiliki kinerja yang lebih baik dan cocok untuk orang yang perlu menggambar. sedangkan Ryzen lebih hemat biaya dan cocok untuk semua jenis orang.

Mengambil Ryzen 5 dan Intel Core i5 sebagai contoh, keuntungan dan kerugian yang dianalisis:

1. Perbandingan Konsumsi Daya dan Harga

Padahal pada dasarnya sama saja, tidak ada banyak perbedaan. Dari segi harga, harga Intel Core i5 jauh lebih tinggi dari Ryzen r5 yang membuat banyak orang cenderung menggunakan Intel Core i5, karena kinerjanya yang multi-threading dan lebih murah.

2. Perbandingan Performa Game

Intel Core i5 memiliki keunggulan tertentu dan Ryzen 5 sedikit tertinggal dalam hal ini. Jika dalam aplikasi multi-threaded, Ryzen 5 memiliki keunggulan tertentu, jauh di depan Intel Core i5. Karena multithreading saat ini menjadi arus utama aplikasi komputer, Ryzen 5 masih sangat populer di pasaran.

3. Perbandingan Konfigurasi Host dan Penggunaan Notebook

Secara umum, jika Anda menggunakan beberapa aplikasi yang lebih profesional untuk kerja dengan notebook, Ryzen 5 akan memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengguna. Jika untuk penggunaan di rumah atau host komputer, Anda dapat memilih Intel Core i5. Secara relatif, performa gamenya lebih baik dan kompatibilitasnya lebih kuat.

4. Perbandingan Skor

Skor Intel Core i5 berfluktuasi sekitar 531-548 dan Ryzen 5 berfluktuasi sekitar 523-540. Intel Core i5 masih lebih kuat dari Ryzen 5. Kesimpulannya, lebih baik memilih Intel Core i5 di antara keduanya.

Cara memilih prosesor yang benar:

  1. Lihat parameternya: Kinerja CPU terutama bergantung pada frekuensi utama, frekuensi turbo, inti, utas, cache, memori yang didukung maksimum, bit prosesor, dll. Secara umum, semakin besar nilai data ini, semakin kuat kinerjanya.
  2. Pilih seri: i3, i5, i7 terutama beredar di pasar sekarang. Kinerja umumnya i7>i5>i3. Untuk setiap seri, umumnya generasi kelima>generasi keempat> generasi ketiga.
  3. Pilih tegangan: model yang sama, ada M, U, M adalah tegangan standar, konsumsi daya tinggi, frekuensi tinggi, kinerja yang relatif kuat. Sedangkan U adalah tegangan rendah, konsumsi daya rendah, tetapi kinerja yang relatif buruk, beberapa model Dan H yang merupakan versi yang disempurnakan.
  4. Pilih slot: Notebook tidak sama dengan slot desktop, jadi pilihannya juga berbeda.

Kesimpulan


Mana yang lebih baik antara Ryzen dan Intel? Faktanya, kedua CPU kelas konsumen dapat memenuhi kebutuhan pengguna rumahan. Keunggulan CPU Ryzen terutama tercermin dalam keunggulan multi-core, multi-threading, dan harga. Sedangkan CPU Intel lebih baik dalam kinerja single-core. Konsumen dapat dengan cermat membandingkan dan memilih CPU yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.