Apa Arti Akhiran Kartu Grafis Versi FG dan LHR?

Apa Arti Akhiran Kartu Grafis Versi FG dan LHR

Kartu grafis merupakan salah satu senjata utama bagi para gamer dalam mengarungi dunia game. Kinerja kartu grafis tak hanya menentukan game mana yang dapat dimainkan, tapi juga seberapa indah gambar yang dapat dihasilkan oleh game tersebut. Namun, ada kebingungan di antara beberapa pengguna terkait penamaan model kartu grafis, terutama yang berkaitan dengan akhiran FG dan LHR.

Apa sebenarnya makna di balik akhiran-akhiran misterius tersebut? Labkom99, siap menyajikan wawasan populer terkait versi-versi kartu grafis yang disertai dengan akhiran FG dan LHR.

Apa Arti Akhiran Kartu Grafis Versi FG dan LHR?

Biasanya, akhiran pada kartu grafis akan mencakup FG atau LHR, atau kadang hanya huruf “L”, yang menandakan versi terkunci. Sebagai contoh, kartu grafis dari GALAX akan menampilkan huruf “FG” pada akhir modelnya untuk menandakan bahwa itu adalah versi yang terkunci. Sementara itu, merek seperti Asus, Gigabyte, dan Colourful akan menggunakan huruf “LHR” untuk menunjukkan bahwa daya komputasi kartu grafis tersebut terkunci.

Tak hanya itu, bagi para pemula yang masih belajar, sering kali mereka bertanya-tanya tentang arti akhiran “OC” pada kartu grafis. Singkatan OC sebenarnya merujuk pada OverClocking, yang berarti meningkatkan kecepatan prosesor. Pada kartu grafis dengan akhiran OC, frekuensi inti yang telah disetel oleh pabrik akan lebih tinggi dari biasanya, meskipun perbedaan kinerjanya antara yang satu dan yang lainnya mungkin tidak terlalu signifikan.

Apa Yang Dimaksud Dengan Daya Komputasi Kunci Kartu Grafis?

Daya komputasi yang terkunci adalah fitur pada versi kartu grafis yang membatasi kemampuan untuk melakukan penambangan kripto. NVIDIA mencapai hal ini dengan membatasi kemampuan kartu grafis dalam menjalankan algoritma hash, yang merupakan kunci dalam proses penambangan kripto.

Read More

Mari kita juga telaah sedikit tentang bagaimana konsep kartu grafis dengan daya komputasi yang terkunci bermula. Seperti yang kita ketahui, para penambang kripto membutuhkan beberapa kartu grafis untuk menjalankan operasi penambangan mereka, biasanya sekitar 6 hingga 12 kartu grafis dalam satu sistem.

Ketika nilai pasar mata uang kripto sedang meningkat, para pemilik tambang akan berbondong-bondong membeli kartu grafis dalam jumlah besar. Namun, karena kapasitas produksi terbatas, terjadi kekurangan pasokan kartu grafis di pasar.

Akibatnya, harga kartu grafis pun melambung tinggi, membuat konsumen semakin kesulitan untuk mendapatkannya. Sebagai solusi atas masalah ini, produsen kartu grafis kemudian merilis versi yang terkunci dengan pembatasan pada hashrate-nya, dengan tujuan untuk membatasi aktivitas penambangan kripto dan memastikan para gamer tidak terpengaruh oleh kelangkaan tersebut.

Perbedaan Antara Daya Komputasi Kartu Grafis Terkunci Dan Tidak Terkunci

Perbedaan utama antara kartu grafis dengan daya komputasi terkunci dan yang tidak terkunci terletak pada kemampuan untuk menjalankan algoritma hash. Kartu grafis dengan daya komputasi terkunci secara otomatis membatasi operasi algoritma hash dengan mengurangi frekuensi, sehingga mencegah Anda melakukan aktivitas penambangan.

Namun, pembatasan ini tidak memengaruhi kinerja kartu grafis dalam permainan normal atau tugas rendering lainnya. Keduanya memiliki kinerja yang sama, dan kartu grafis dengan daya komputasi terkunci dapat menjauhkan risiko penambangan kripto tanpa mengorbankan kinerja untuk keperluan gaming atau rendering.

Kesimpulan

Dalam kesimpulannya, akhiran FG dan LHR pada kartu grafis memiliki makna yang penting bagi pengguna, terutama para gamer dan penambang kripto. Akhiran FG menandakan bahwa kartu grafis tersebut adalah versi yang terkunci, yang membatasi kemampuan untuk melakukan penambangan kripto dengan mengurangi frekuensi algoritma hash, sementara akhiran LHR juga menunjukkan kartu grafis terkunci daya komputasinya dengan cara yang serupa.

Meskipun demikian, pembatasan ini tidak mempengaruhi kinerja kartu grafis dalam tugas-tugas gaming atau rendering biasa. Dengan demikian, pengguna dapat memilih kartu grafis dengan akhiran FG atau LHR untuk menghindari risiko penambangan kripto tanpa kehilangan kinerja dalam pengalaman gaming atau rendering mereka.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *